Langsung ke konten utama

PRETEST TEKNIK NORMALISASI

NAMA            : MUHAMMAD RIZQY AL’FARIS
NPM               : 54417235
KELAS           : 3IA10

-        -   Kapan Teknik Normalisasi digunakan dalam mengembangkan Database?

Pada dasarnya normalisasi merupakan teknik yang formal yang bisa digunakan di tahap manapun dalam perancangan sistem database. Namun pada umumnya ada dua pendekatan tentang penggunaan normalisasi. Yang pertama adalah pendekatan 'bottom-up' dan yang kedua disebut pendekatan 'top-down'.
Seperti bisa dilihat pada gambar di atas, pendekatan 1 (approach 1) menunjukkan kapan/dimana normalisasi digunakan sebagai teknik 'standalone' dalam perancangan basis data sementara pada pendekatan 2 (approach 2) menunjukkan kapan/dimana normaliasi bisa digunakan sebagai teknik validasi untuk mengecek struktur relasi-relasi yang dihasilkan dengan pendekatan top-down seperti ER modeling. Tidak perlu dipusingkan pendekatan mana yang digunakan, tujuan keduanya adalah sama yaitu menghasilkan relasi-relasi yang terdesain dengan baik yang memenuhi data requirements perusahaan. 

        Meskipun spesifikasi users’ requirements adalah sumber data yang pada umumnya lebih diutamakan, tetapi mungkin juga untuk merancang basis data berdasarkan informasi yang diambil langsung dari sumber data lainnya seperti form-form  atau report-report tradisional seperti yang dilustrasikan dalam posting tulisan tentang: “Contoh proses normalisasi relasi dari UNF – 1NF – 2NF – dan 3NF”.

               Hal itu secara prinsip betul, pada praktinya pendekatan yang diambil cenderung ditentukan oleh ukuran, batas, kompleksitas basis data yang digamnarkan dalam sumber data dan oleh preferensi dan keahlian dari si desainer basis data. Pilihan untuk menggunakan normalisasi sebagai teknik bottom-up (pendekatan 1) seringkali lebih terbatas yang disebabkan oleh tingkat detil yang ingin dikelola oleh si desainer basis data, tetapi keterbatasan semacam itu tidak akan terjadi ketika normalisasi digunakan sebagai teknik validasi (pendekatan 2) karena si desainer basis data hanya berfokus pada bagian dari basis data, misalnya suatu relasi tunggal, pada satu waktu. Jadi, tidak peduli berapa besar ukuran atau kompleksitas basis data, normalisasi bisa diterapkan dan tetap berguna.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DITOLAK 5x DI PERGURUAN TINGGI

Assalamualaikum. Wr. Wb. Perkenalkan nama aku Muhammad Rizqy Al'Faris, biasa dipanggil Faris. Aku dari SMAN 1 CILILIN Kab. BANDUNG BARAT, yang merupakan sekolah favorit di Kab. BANDUNG BARAT. Disini aku akan menceritakan pengalaman daftar kuliah setelah lulus dari SMA. Banyak sekali perasaan yang aku rasakan, dari mengikuti berbagai tes, memilih universitas, memilih jurusan, menunggu hasil pengumuman, dan degdegan membuka hasil! Haha bagi kalian yang mengunjungi blog ini pasti ada yang pernah merasakan nya, tapi bagi adik kelas dan sekarang kelas 12 siap-siap yah untuk merasakan hal ini. Oke, langsung saja yah... Pertama kali aku mendaftarkan diri untuk daftar kuliah yaitu mengikuti SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Seleksi tersebut menggunakan nilai rapot dari semester 1 sampai semester 5, yang diambil 70% karena sekolah ku akreditasi nya A dari siswa terbaik di sekolah ku. Alhamdulillah aku lolos tahap PDSS SNMPTN di sekolah, dan akan di seleksi lagi ...

PRETEST NOSQL

NAMA             : MUHAMMAD RIZQY AL FARIS NPM                : 54417235 KELAS            : 3IA10 V-CLASS 3 SISTEM BASIS DATA 1 NO SQL 1.       Apa yg anda ketahui tentang No SQL? 2.       SQl dan NoSql apa perbedaannya? -           Jawaban : 1.       Database NoSQL dibuat dengan tujuan khusus untuk model data spesifik dan memiliki skema fleksibel untuk membuat aplikasi modern. Database NoSQL dikenal secara luas karena kemudahan pengembangan, fungsionalitas, dan kinerja dalam berbagai skala. Database NoSQL menggunakan berbagai model data, termasuk dokumen, grafik, nilai kunci, dalam memori, dan pencarian. Halaman ini termasuk sumber daya untuk membantu Anda memahami lebih bai...

VC8 Pretest : Backup & Recovery Data

1. Mengapa Backup juga perlu diterapkan dalam basis data? Salah satu konfigurasi yang penting di dalam MyFamily Accounting adalah pada sistem koneksi database atau basis data. Database merupakan tempat penyimpanan utama MyFamily Accounting yang akan menyimpan data yang Anda masukkan selama ini. 2. Bilamana Recovery data dilaksanaknan , Apa peranan DBA dalam proses Backup dan Recovery data ? Peran DBA  mencakup pengembangan dan desain strategi database, pemantauan dan meningkatkan kinerja dan kapasitas database, dan perencanaan kebutuhan pengembangan di masa depan.  DBA  mungkin juga merencanakan, mengkoordinasi dan melaksanakan langkah-langkah keamanan untuk menjaga database.